SEKILAS INFO
  • 2 tahun yang lalu / Penerimaan Peserta Didik Baru
  • 2 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
WAKTU :

Kitab Ad-Diba’i : Sejarah, Biografi Penyusun, Keutamaan Membacanya

Terbit 10 Januari 2024 | Oleh : Admin | Kategori : Fiqhiyah
Kitab Ad-Diba'i : Sejarah, Biografi Penyusun, Keutamaan Membacanya

Sejarah Maulid Diba’i

Maulid Diba’ sebenarnya bukanlah nama khusus kitab ini. Sebab semua isi yang ada di dalam maulid Diba’ merupakan ringkasan dari Maulid Syaraful Anâm, karangan Syekh Syihabuddin bin Qasim, sebagaimana dijelaskan:
اِشْتَهَرَ هَذَا الْكِتَابُ بِالْمَوْلِدِ الدِّيْبَعِي نِسْبَةً إِلَى مُؤَلِّفِهِ الْمَشْهُوْرِ بِابْنِ الدِّيْبَعِ. كَانَ مُخْتَصَرًا مِنْ كِتَابِ الْمَوْلِدْ شَرَفِ الْأَنَامِ لِلشَّيْخِ شِهَابُ الدِّينِ أَحْمَدَ بْنِ عَلِيِّ بْنِ قَاسِمِ الْمُرْسِيِّ الْمَشْهُوْرِ بِابْنِ قَاسِمٍ
Artinya, “Kitab ini terkenal dengan nama Maulid Diba’i, karena disandarkan kepada penyusunnya, yang dikenal dengan nama Ibnud Diba’. Kitab ini merupakan ringkasan dari kitab Maulid Syaraful Anâm, karangan Syekh Syihabuddin Ahmad bin Ali bin Qasim al-Mursi, yang dikenal dengan nama Ibnu Qasim.”
(Al-Anshari, Mil’ul Awâni, halaman 10).

Biografi Penyusun
Nama lengkap beliau adalah Wajihuddin Abdurrahman bin Muhammad bin Umar bin Yusuf bin Ahmad bin Umar asy-Syaibani az-Zabidi asy-Syafi’i. Beliau memiliki gelar Abul Faraj dan masyhur dengan sebutan Ibnud Diba’. Beliau merupakan salah satu ulama yang sangat luas dalam pengetahuannya.
Imam Abdurrahman ad-Diba’i merupakan salah satu ulama kelahiran kota Zabid, Yaman. Beliau lahir bertepatan pada Muharram 866 H dan wafat pada Jumat 12 Rajab 944 H. Pada masa pertumbuhannya, Imam Abdurrahman tidak merasakan kasih sayang seorang ayah. Ia harus besar dan tumbuh bersama kakeknya, Syekh Syarafuddin Abil Ma’ruf Ismail bin Muhammad asy-Syafi’i, sebab ayahnya wafat bertepatan dengan hari-hari menjelang kelahirannya.
(Habib Abdul Qadir bin Habib Abdullah al-‘Idrus al-Husaini al-Hadrami, an-Nurûs Safîr ‘alâ Akhbâril Qurûnil Âsyir, [Bairut, Dârush Shadr: 2001], halaman 286).

Sejak kecil ia belajar Al-Qur’an pada Syekh Nuruddin bin Abi Bakar. Di sela-selanya ia juga mempelajari cara baca Al-Qur’an versi tujuh bacaan (qirâ-ah sab’ah) kepada pamannya, Syekh Jamaluddin Muhammad Thayyib bin Ismail sampai khatam dan hafal secara lancar dan fasih. Bahkan di usia 10 tahun ia sudah berhasil menghafal Al-Qur’an. Prestasinya sebagai penghafal Al-Qur’an di umur yang masih sangat muda tidak lantas membuatnya berhenti mencari ilmu. Rasa haus pengetahuan mengharuskan dirinya selalu mengembara untuk memperdalam keluasan ilmu Allah swt. Pengembaraannya yang tidak kenal lelah dalam mencari ilmu membuatnya menjadi sosok ulama yang sangat luas ilmu pengetahuannya. Dalam kitab Mil’ul Awâni disebutkan:
كَانَ اِبْنُ الدِّيْبَع مُتَبَحِّرًا فِي الْقُرْأَنِ وَالْحَدِيْثِ وَعُلُوْمِهِمَا، وَكَذَلِكَ الفِقْهُ وَكَثِيْرٌ مِنَ الْعُلُوْمِ
Artinya, “Ibnud Diba’ adalah ulama yang sangat luas dalam Al-Qur’an dan hadits serta ilmu-ilmu keduanya, begitu juga (sangat luas) dalam ilmu fiqih dan berbagai ilmu-ilmu yang lain.”
(Al-Anshari, Mil’ul Awânî fî Tahqîqil Maulid Dîba’i, halaman 13).

Keutamaan Maulid Diba’

Keutamaan Maulid Diba’ tidak diragukan. Ulama sepakat dan mengamini bahwa keutamaannya sangat banyak dan tidak terhitung jumlahnya. Sebab, dengan membacanya sudah dipastikan membaca Al-Qur’an, hadits, shalawat, dan juga sebagai media mengingat dan meneladani Rasulullah SAW pada masa hidupnya. Sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab at-Ta’rîf bil Maulid, disebutkan:
المَوْلِدُ فِيْهِ سِرٌّ عَظِيْمٌ حَتَّى يَتَجَدَّدُ بِقِرَائَتِهِ مَفَاهِيْمُ جَدِيْدَةٌ
Artinya, “Maulid (ini), di dalamnya terdapat rahasia yang agung, (dengan membacanya) akan mendapatkan pemahaman-pemahaman baru (tentang Rasulullah SAW).”
(Nuruddin, al-Jauharul Maknûnah wal Asrârul Makhzûnah, halaman 16).

SebelumnyaRangkuman Ngaji Tafsir Jalalain Surat Al-A'raf: 50-54 SesudahnyaRangkuman Ngaji Ta'limul Muta'allim Rabu, 10 Januari 2023 Oleh : DR. K.H. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA

Berita Lainnya

0 Komentar

Lainnya