SEKILAS INFO
  • 2 tahun yang lalu / Penerimaan Peserta Didik Baru
  • 3 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
WAKTU :

Bab Wira’i (Menjaga Diri Dari Perkara Haram) Ketika Mencari Ilmu

Terbit 30 Maret 2022 | Oleh : Team Mdc | Kategori : Akhlak
Bab Wira'i (Menjaga Diri Dari Perkara Haram) Ketika Mencari Ilmu
Rangkuman Ngaji Ta’lim Muta’alim
Rabu, 30 Maret 2022
Oleh : DR. K.H. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA
=================================
بسم الله الرحمن الرحيم
BAB: WIRA’I (MENJAGA DIRI DARI PERKARA HARAM) KETIKA MENCARI ILMU
Sebagian ulama meriwayatkan sebuah hadits Rasulullah SAW. Sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda:
عَنْ رَسُوْلِ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ اَنَّهُ قَالَ مَنْ لَمْ يَتَوَرَّعْ فِي تَعَلُّمِهٖ اِبْتَلَاهُ اللّٰهُ تَعَالَى بِاَحَدِ ثَلاَثَةِ اَشْيَاءَ : اِمَّا اَنْ يُمِيْتَهُ فِي شَبَابِهٖ اَوْ يُوْقِعَهُ فِيْ الرَّسَاتِيْقِ اَوْ يَبْتَلِيْهُ بِخِدْمَةِ السُّلْطَانِ فَمَهْمَا كَانَ طَالِبُ العِلْمِ اَوْرَعَ كَانَ عِلْمُهُ اَنْفَعَ وَ التَّعَلُّمُ لَهُ اَيْسَرَ وَ فَوَاءِدُهُ اَكْثَرَ
” Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa yang tidak melakukan wira’i selama belajar, maka Allah SWT memberi cobaan kepadanya salah satu diantara tiga perkara yaitu:
1. Mati dalam usia masih muda
2. Orang tersebut ditempatkan di perdesaan (orang-orang yang bodoh)
3. Dijadikan pegawai (pengabdi) raja
Sekira seseorang ketika mencari ilmu itu dapat menjaga dirinya untuk lebih wiro’i (bertaqwa dan menjaga hati dan akhlaq lebih mulia), maka ilmunya akan lebih bermanfaat, lebih mudah belajarnya dan memperoleh faedah yang lebih banyak.
Termasuk dari perbuatan wira’i adalah:
1. Menjaga diri dari kekenyangan
2. Terlalu banyak tidur
3. Banyak bicara (membicarakan sesuatu yang tidak ada manfaatnya)
4. Sebisa mungkin menjaga agar jangan sampai memakan jajanan pasaran, karena makanan pasar mudah terkena najis dan kotoran, jauh dari dzikrillah (mengingat Allah), bahkan membuat lengah dari Allah SWT. Dan juga bagi orang fakir hanya mampu melihat jajanan, sedang mereka tidak mampu untuk membelinya justru hanya membuat sakit hati para fakir sehingga berkahnya jajanan pasar hilang karena hal-hal tersebut.
Maka pelajar santri pencari ilmu agana hendaknya menjauhi itu semua, agar ilmunya berkah bermanfaat.
والله أعلم بالصواب
SebelumnyaJELANG RAMADHAN, KIAI UBAB MAIMOEN ZUBAIR ZIARAH KE MAQAM AS-SYAHIDAH AL-MARHUMAH NING ARINA SABIELA FADHOLAN SesudahnyaMENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN DENGAN KHATAMAN AL-QUR'A

Berita Lainnya

0 Komentar

Lainnya