SEKILAS INFO
  • 2 tahun yang lalu / Penerimaan Peserta Didik Baru
  • 2 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
WAKTU :

JANJI SYETAN UNTUK TERUS MENGGODA MANUSIA

Terbit 21 November 2021 | Oleh : Team Mdc | Kategori : Tafsir
JANJI SYETAN UNTUK TERUS MENGGODA MANUSIA

Surat An-Nisa’, Ayat 116
إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغۡفِرُ أَن يُشۡرَكَ بِهِۦ وَيَغۡفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَآءُۚ وَمَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَقَدۡ ضَلَّ ضَلَٰلَۢا بَعِيدًا

Artinya: “Allah tidak akan mengampuni dosa syirik (mempersekutukan Allah dengan sesuatu), dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sungguh, dia telah tersesat jauh sekali”.

Dalam kitab Tafsir Jalalain, disebutkan bahwa yang dimaksud dengan tersesat jauh adalah tersesat (dijauhkan) dari perkara yang haq (benar).

-Surat An-Nisa’, Ayat 117
إِن يَدۡعُونَ مِن دُونِهِۦٓ إِلَّآ إِنَٰثٗا وَإِن يَدۡعُونَ إِلَّا شَيۡطَٰنٗا مَّرِيدٗا

Artinya: “Yang mereka sembah selain Allah itu tidak lain hanyalah inasan (berhala), dan mereka tidak lain hanyalah menyembah setan yang durhaka”.

Berhala tersebut biasanya berupa patung perempuan seperti patung Latta, Uzza, dan Manat atau patung-patung lain yang dibuat sesuai dengan gambaran mereka terhadap Tuhan.

-Surat An-Nisa’ Ayat 118
لَّعَنَهُ ٱللَّهُۘ وَقَالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنۡ عِبَادِكَ نَصِيبٗا مَّفۡرُوضٗا

Artinya: “yang dilaknati Allah, dan (setan) itu mengatakan, “Aku pasti akan mengambil bagian tertentu dari hamba-hamba-Mu”.

Dilaknati disini maksudnya adalah dijauhkan dari Rahmat Allah SWT. Kemudian iblis berikrar bahwa mereka akan terus menguji dan menggoda umat manusia sampai hari kiamat. Oleh karena itu umur iblis itu panjang dan tidak akan mati sampai hari kiamat. Cara iblis menggoda manusia salah satunya adalah dengan memasukkan was-was dihati manusia.

-Surat An-Nisa’, Ayat 119
وَلَأُضِلَّنَّهُمۡ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمۡ وَلَأٓمُرَنَّهُمۡ فَلَيُبَتِّكُنَّ ءَاذَانَ ٱلۡأَنۡعَٰمِ وَلَأٓمُرَنَّهُمۡ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلۡقَ ٱللَّهِۚ وَمَن يَتَّخِذِ ٱلشَّيۡطَٰنَ وَلِيّٗا مِّن دُونِ ٱللَّهِ فَقَدۡ خَسِرَ خُسۡرَانٗا مُّبِينٗا

Artinya: “dan pasti kusesatkan mereka, dan akan kubangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan kusuruh mereka memotong telinga-telinga binatang ternak, (lalu mereka benar-benar memotongnya), dan akan aku suruh mereka mengubah ciptaan Allah, (lalu mereka benar-benar mengubahnya).” Barangsiapa menjadikan setan sebagai pelindung selain Allah, maka sungguh, dia menderita kerugian yang nyata”.

Diantara manusia kemudian ada yang goyang keimanannya dan menganggap bahwa seakan-akan tidak akan ada hari kebangkitan dari kubur dan tidak akan ada hari hisab, seakan-akan mati adalah akhir dari segalanya dan setelah itu mereka menjadi sesat. Setelah disesatkan, kemudian mereka disuruh (oleh iblis) untuk merubah-rubah ciptaan dan agama Allah SWT serta menghalalkan sesuatu yang diharamkan oleh Allah SWT dan juga mengharamkan sesuatu yang dihalalkan oleh Allah SWT.

Kerugian yang dimaksud diakhir ayat adalah karena tempat kembali mereka kelak adalah di neraka dan mereka akan kekal didalamnya.

-Surat An-Nisa’, Ayat 120
يَعِدُهُمۡ وَيُمَنِّيهِمۡۖ وَمَا يَعِدُهُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ إِلَّا غُرُورًا

Artinya: “(Setan itu) memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka”.

Dibangkitkan angan-angan disini maksudnya adalah dalam hal keyakinan sebagian manusia bahwa mereka akan berumur panjang dan tidak akan ada hari kebangkitan dan hari hisab setelah kematian nanti.

-Surat An-Nisa’, Ayat 121
أُوْلَٰٓئِكَ مَأۡوَىٰهُمۡ جَهَنَّمُ وَلَا يَجِدُونَ عَنۡهَا مَحِيصٗا

Artinya: “Mereka (yang tertipu) itu tempatnya di neraka Jahanam dan mereka tidak akan mendapat tempat (lain untuk) lari darinya”.

Wallahu a’lam bis shawab..

SebelumnyaPenerimaan Peserta Didik baru 2022/2023 SesudahnyaKH. Fadlolan Musyaffa', Lc. MA (Tokoh Ulama) - Rekor Muri Unggahan Video Moderasi Beragama Terbanyak

Berita Lainnya

0 Komentar

Lainnya