SEKILAS INFO
  • 2 tahun yang lalu / Penerimaan Peserta Didik Baru
  • 2 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
WAKTU :

Keutamaan Istighfar

Terbit 28 September 2021 | Oleh : Admin | Kategori : Tasawuf
Keutamaan Istighfar

Rangkuman Ngaji Mauidhotul Mukminin
Selasa, 28 September 2021
Oleh : DR. K.H. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA

=================================

بسم الله الرحمن الرحيم

Keutamaan Istighfar

Allah SWT berfirman dalam Surat Ali Imran ayat 135 :

{ وَالَّذِيْنَ اِذَا فَعَلُوْا فَاحِشَةً اَوْ ظَلَمُوْٓا اَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللّٰهَ فَاسْتَغْفَرُوْا لِذُنُوْبِهِمْ }

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosa mereka.”

Allah berfirman dalam Surat An-Nisa’ ayat 110 :
{ وَمَنْ يَّعْمَلْ سُوْۤءًا اَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهٗ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللّٰهَ يَجِدِ اللّٰهَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا }

“Dan siapapun yang berbuat kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampunan kepada Allah, niscaya dia akan mendapatkan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

Kemudian dalam Surat An-Nashr ayat 3, Allah berfirman :

{ فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُۗ اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا }

“Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan memohon ampun kepadaNya. Sungguh Ia maha penerima taubat”.

Dalam Surat Ali Imran ayat 17, Allah Azza wa Jalla berfirman : { وَالْمُسْتَغْفِرِيْنَ بِالْاَسْحَارِ }
” Yaitu orang-orang yang sabar, benar, tetap taat, dan menafkahkan hartanya (di jalan Allah) dan memohon ampun di waktu Sahur”.

Nabi Muhammad SAW sering membaca :

” سبحانك اللهم وبحمدك اللهم اغفر لي إنك أنت
التواب الرحيم ”

Rasulullah SAW bersabda: “Siapapun yang
memperbanyak istighfar, maka ia akan
diberikan kebahagian terbebas dari segala bentuk kesusahan, dan diberikan jalan
keluar dari setiap kesulitan serta diberi
rejeki yang tidak disangka-sangka.”

Beliau bersabda: “Sungguh setiap hari aku istighfar dan bertobat kepada Allah Swt sebanyak 70 kali.” Dalam istighfar, Nabi SAW bersabda:

” اللهم اغفر لي ما قدمت وما أخرت وما أسررت وما أعلنت وما أنت أعلم به مني أنت المقدم وأنت المؤخر وأنت على كل شيء قدير ”

Disebutkan dari Al-Fudail Rahimahullah :
” Istighfar, dengan tanpa disertai meninggalkan dosa yang dilakukan, itu termasuk taubatnya para pendusta ”

Dari Rabi’ah Al-‘Adawiyah Rahimahullah :
” Istighfar kita, masih butuh untuk istighfar lagi yang banyak “.

والله أعلم بالصواب

SebelumnyaKajian Tafsir Jalalain | An-Nisa: 91-92 | DR. KH. Fadlolan Musyaffa', Lc., MA. | 26 September 2021 SesudahnyaPERMULAAN ,UKURAN, DAN TATA TERTIB DALAM BELAJAR

Berita Lainnya

0 Komentar

Lainnya