SEKILAS INFO
  • 2 tahun yang lalu / Penerimaan Peserta Didik Baru
  • 3 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
WAKTU :

Momentum Isra’ Mi’raj untuk Menggapai Ramadhan yang Berkualitas

Terbit 19 Maret 2021 | Oleh : Admin | Kategori : Tausyiah
Momentum Isra' Mi'raj untuk Menggapai Ramadhan yang Berkualitas

Jum’at, 19 Maret 2021

DR. KH. Fadlolan Musyaffa’ Lc., MA. mengisi pengajian dalam Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1442 H di Masjid Az-Zaman Nur POLITEKNIK Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Semarang dengan tema “Momentum Isra’ Mi’raj untuk menggapai Ramadhan yang Berkualitas”.

Berikut cuplikan dari isi ceramah Beliau:

Isra’ Mi’raj menjadi momentum amat penting pembuktian keimanan seorang Muslim, yang mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masdjidil Haram Makkah menuju Masjidil Aqsha Baitul Maqdis di Palestina, lalu mi’raj menuju Sidrotul Muntaha di langit ke tujuh. Dalam Isra’ Mi’raj banyak peristiwa penting, namun yang amat sangat penting adalah “perintah shalat”. Rukun Islam lima yg teramat penting adalah shalat, karena shalatlah yang menjadi pilar agama. Sabda Rasulullah SAW:
الصلاة عماد الدين فمن اقامها فقد اقام الدين، ومن تركها فقد هدم الدين

“Shalat itu pilar agama Islam, barang siapa yg menegakkannya maka ia telah mendirikan agama. Barang siapa yang meninggalkannya, maka ia telah merobohlan agama.

Begitulah pentingnya shalat, bahkan dengan shalat seorang muslim bisa bersih dari dosa, bisa terjauh dari perbuatan maksiat dan dosa.

Sebagaima firman Allah dalam QS. Al-‘Ankabut: 45
اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ ۗوَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗوَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar.

Shalat yang bagaimana?
Shalat yang hanya seperti senam pagi? Atau shalat yang khusyu’ dengan hadirnya hati menghadap Allah SWT, yaitu menegakkan shalat?

Dalam kata lain disebut Iqomatusshalat yaitu menegakkan shalat, merupakan shalat yang berkualitas dimana anggota tubuh melakukan gerakan shalat, mulut melafalkan bacaan shalat dan hatinya khusu’ hadir di dalam shalat. Solat seperti inilah yang akan menjaga kita dari melakukan maksiat.

Sedangkan shalat yang seperti senam pagi, shalat yang tidak berkualitas, tubuhnya melakukan gerakan solat, mulutnya melafalkan bacaan solat sedangkan hati dan pikirannya tidak hadir dalam shalat. Shalat seperti ini tidak akan mampu mengontrol diri kita dari melakukan maksiat.

Semoga kita bisa mengambil hikmah peringatan Isra Mi’raj ini dengan terus memperbaiki shalat kita.

Wallahu a’lam bis shawab..

SebelumnyaMarhaban ya Sya'ban SesudahnyaMemang tak mudah untuk menjadikan semuanya indah

Tausiyah Lainnya

Lainnya