SEKILAS INFO
  • 2 tahun yang lalu / Penerimaan Peserta Didik Baru
  • 3 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
WAKTU :

DR.KH. Fadlolan Musyaffa’ Lc., MA. Sebagai pembicara dalam rangka pengajian Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1443 H di Masjid Agung Semarang

Terbit 27 Februari 2022 | Oleh : Admin | Kategori : Tausyiah
DR.KH. Fadlolan Musyaffa' Lc., MA. Sebagai pembicara dalam rangka  pengajian Isra' Mi'raj Nabi Muhammad Saw 1443 H di Masjid Agung Semarang
Ahad, 27 Februari 2022
DR.KH. Fadlolan Musyaffa’ Lc., MA. Sebagai pembicara dalam rangka pengajian Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1443 H di Masjid Agung Semarang

Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Masjid Al Aqso. Kemudian Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke Sidratul Muntaha. Berbagai peristiwa terjadi salah satunya yaitu perintah Allah mewajibkan umat Islam untuk shalat 5 waktu yang pada awalnya 50 kali dalam sehari. Dalam pengajian kali ini DR.KH. Fadlolan Musyaffa’ Lc., MA membawakan materi dengan tema “Shalat”
Berikut cuplikan materi beliau:
Dalam penggalan QS. Al-Ankabut:45
إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ
“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar”
Shalat yang bagaimana?
Shalat yang baik dan benar. Shalat yang di ikuti tiga anggota yaitu mulutnya mengucap do’a-do’a, hatinya ingat kepada Allah dengan menghayati ucapan do’a-do’anya, dan anggota tubuhnya melakukan pergerakan dari mengangkat tangan ketika takbir hingga salam. InsyaAllah shalat seperti ini adalah shalat yang dikehendaki oleh Allah SWT.
Dengan shalat yang benar akan mampu menjadikan tameng dalam perbuatan maksiat dan mungkar. Ketika seseorang yang shalat namun masih melakukan maksiat maka sholatnya belum benar, seperti rajin melaksanakan shalat namun tetap melakukan maksiat.
Seseorang yang shalatnya benar-benar khusuk, maka syarat dan rukun shalat akan dipenuhi, serta hatinya hadir dalam shalat dan ia tidak akan melakukan maksiat.
Umat Nabi Muhammad SAW diwajibkan menjalankan shalat. Dengan shalat kita dilatih untuk suci (bersih dari segala bentuk kotoran), karena shalat harus suci badan, pakaian dan tempat. Kemudian kita dilatih untuk mampu mengatur waktu (management waktu), konsisten dan menjadi manusia yang sempurna. Jika seseorang sudah melakukan shalatnya dengan baik sesuai Sunnah rasul maka jiwanya akan bersih.
Semoga kita senantiasa menjadi orang-orang yang menjaga shalat dengan khusyuk dan baik serta selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin🤲

 

SebelumnyaOjo ngeroso pinter, akih sing luwih pinter. Ojo ngeroso alim, akih sing luwih alim. Wonten kang luwih alim yoiku Gusti Allah SWT SesudahnyaJika sebuah pikiran negatif selalu menempel di hati, maka semua kebaikan tidak akan pernah tampak. Oleh sebab itu jernihkan pikiran dan sucikan hati

Tausiyah Lainnya

Lainnya