SEKILAS INFO
  • 2 tahun yang lalu / Penerimaan Peserta Didik Baru
  • 2 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
WAKTU :

BAB JIZYAH

Terbit 30 Agustus 2023 | Oleh : Admin | Kategori : Fiqih
BAB JIZYAH

Rangkuman Kitab Al-Yaqutun Nafis
Kamis, 30 Agustus 2023
Oleh : DR. KH. Fadholan Musyaffa’,Lc., MA.
================================

Secara bahasa, jizyah berarti Upeti/pajak yang ditetapkan untuk Ahli Dzimmah. Sedangkan menurut istilah, jizyah adalah harta yang harus dibayarkan oleh orang kafir tertentu dengan akad tertentu.

Rukun Jizyah

Rukun jizyah ada lima
1.Orang yang berakad,
2.Pihak yang menerima akad,
3. Tempat,
4. Harta,
5. Shighat.

Syarat Orang yang Berakad

la adalah seorang imam (pemimpin negara), baik dia melakukan akad sendiri atau diwakili oleh wakilnya.

Syarat Orang yang Menerima Akad Jizyah

Syarat orang yang menerima akad jizyah adalah baligh, berakal, merdeka, laki-laki, dan Ahli Kitab atau berpegang kepada semacam Kitab.

Syarat Tempat Akad Jizyah

Syarat tempat akad jizyah yang menjadi tempat tinggal orang Kafir adalah tempat yang boleh dihuni oleh orang-orang kafir yaitu kawasan di luar Hijaz (Mekah. Madinah, dan Yamamah).

Syarat Harta Jizyah

Syarat harta jizyah yang dibayarkan adalah 1 dinar atau lebih jika negara Islam dalam kondisi kuat.

Syarat Shighat Jizyah

Syarat shighat Jizyah ada empat:
1. Berkesinambungan antara ijab dan kabul.
2. Tidak bersyarat.
3. Tidak bertempo.
4. Menyebutkan besarnya jizyah.

Contoh Akad Jizyah

Seorang imam atau yang mewakilinya berkata kepada orang kafir yang memenuhi seluruh syarat, “Aku izinkan Anda menetap di negeri kami dengan syarat Anda membayar 1 dinar setiap tahun sebagai jizyah dan Anda tunduk di bawah pemerintahan kami.” Kemudian orang kafir itu berkata, “Saya terima dan setuju.”

Hukum-hukum Terkait Jizyah

أَحْكَامُ الْجُزْيَةِ

أَحْكَامُ الْجُزْيَةِ كَثِيرَةً:
مِنْهَا أَنَّهُ يَلْزَمُنَا الْكَفُ عَنْهُمْ وَالدَّفْعُ عَنْهُمْ إِذَا لَمْ يَكُونُوا بِدَارٍ حَرْبٍ لَيْسَ فِيْهَا مُسْلِمٌ. وَضَمَانُ مَا نُتْلِفُهُ عَلَيْهِمْ. وَمَنْعُهُمْ مِنْ إِحْدَاثِ كَنِيْسَةٍ. وَإِجْرَاءُ أَحْكامِ الْإِسْلَامِ عَلَيْهِمُ الَّتِي يَعْتَقِدُوْنَهَا

Hukum-hukum terkait jizyah ada banyak, di antaranya:

1. Kaum muslimin tidak boleh mengganggu mereka, bahkan harus membela mereka selama mereka tidak berada di Darul Harb (negeri musuh) yang di dalamnya tak ada seorang muslim.
2. Memberikan ganti rugi terhadap harta maupun jiwa mereka yang kita rusak.
3. Mereka dilarang mendirikan gereja.
4. Memberlakukan hukum Islam juga meyakininya.

والله اعلم بالصواب….

SebelumnyaEtika Kasih Sayang, Persaudaraan, Persahabatan, Dan Bergaul Dengan Berbagai Macam Orang #2 SesudahnyaJangan Salah Berniat Ketika Bermusyawarah

Berita Lainnya

0 Komentar

Lainnya