SEKILAS INFO
  • 2 tahun yang lalu / Penerimaan Peserta Didik Baru
  • 3 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
WAKTU :

Sosialisasi Toleransi Beragama Kedua kalinya Oleh Dosen FISIP UNDIP

Terbit 8 Oktober 2022 | Oleh : Admin | Kategori : Berita
Sosialisasi Toleransi Beragama Kedua kalinya Oleh Dosen FISIP UNDIP

Kedua kalinya Dosen FISIP UNDIP Adakan Sosialisasi Toleransi Beragama Dalam Memperkuat Nilai-nilai Demokrasi Kepada Asatidz dan Asatidzah Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang.

Tidak hanya sering didatangi banyak tokoh penting dalam negara, namun Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang, juga termasuk salah satu tempat yang sering dikunjungi beberapa universitas yang dijadikan sebagai tempat penelitian dan tempat pengabdian masyarakat.

Kali ini Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (Pondok Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf) Semarang, kedatangan tamu dari rombongan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Diponegoro Semarang.

Tujuan dan maksud kedatangan beliau, KH. Dr. M. Adnan MA, Mr. Drs. Yuanto, M. Si, Ph.d, Mr. Drs. Turtiyantoro, M. Si untuk melakukan pengabdian masyarakat kepada segenap asatidz dan asatidzah Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (Pondok Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf) Semarang, mengenai toleransi beragama dalam memperkuat nilai-nilai demokrasi.

Indonesia adalah negara yang memiliki berbagai keragaman, baik dari suku, ras, bahasa, dan juga agama. Hasil dari perbedaan keragaman tersebut, menumbuhkan sikap toleransi, saling menghormati antar pemeluk agama, saling menghormati perbedaan latar belakang sosial,dan budaya warga negara Indonesia.

Toleransi beragama tumbuh dari kebiasaan menerima perbedaan. Sesuai dengan fakta yang ada, terdapat beragam perbedaan dalam beragama. Maka dari itu, perlu dilakukan penguatan kerukunan umat beragama untuk mewujudkan Indonesia sesuai dengan ideologi yang ada.

Untuk mewujudkan negara yang berdemokrasi, perlu adanya penguatan pemahaman toleransi agama yang benar. Santri memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi. Dengan menumbuhkan rasa percaya kepada orang lain, memberi ruang untuk orang lain (menjaga bagaimana semua orang bisa bersuara), dan menjaga satu sama lain, akan membentuk jiwa kaum santri sehingga menjadi figur-figur yang toleran dan demokratis.

Acara ditutup dengan foto bersama dan pembagian bingkisan dari Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Diponegoro Sekarang kepada DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA, Pengasuh Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang.

SebelumnyaPuncak Maulid Nabi Muhammad SAW PonPes Fadhlul Fadhlan SesudahnyaRangkuman Ngaji Tafsir Jalalain: Q.s Al-Maidah Ayat 90-92

Berita Lainnya

0 Komentar

Lainnya