SEKILAS INFO
  • 2 tahun yang lalu / Penerimaan Peserta Didik Baru
  • 3 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
WAKTU :

Puncak Maulid Nabi Muhammad SAW PonPes Fadhlul Fadhlan

Terbit 8 Oktober 2022 | Oleh : Admin | Kategori : Giat Santri
Puncak Maulid Nabi Muhammad SAW PonPes Fadhlul Fadhlan

“Barang siapa berbahagia atas kelahiran Baginda Rasulullah SAW, maka akan mendapat berkah.” ucap Kiai DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA, dalam

Acara Puncak Maulid Nabi Muhammad SAW.

Rahmat terbesar dari Allah SWT kepada umat muslim adalah dengan lahirnya Nabi Muhammad SAW. Beliau merupakan tauladan bagi seluruh umat muslim, datang membawa keselamatan dan kebahagiaan bagi umat manusia di dunia dan akhirat. Salah satu upaya merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan memperbanyak bershalawat, karena sesungguhnya shalawat yang kita haturkan pada Rasulullah SAW akan kembali kepada kita.

Rasulullah SAW bersabda:
“عن أنس بن مالك رضي الله عنه، قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «من صلَّى عليَّ صلاة واحدة صلَّى الله عليه عشر صلوات وحط عنه عشر خطيئات».”
“ Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan membalas halawat kepadanya sepuluh kali, dan menghapus sepuluh dosa”

Setiap muslim menyambut bulan Maulid dengan gembira. Begitu juga dengan santri Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang, memperingati bulan Maulid Nabi dengan melaksanakan pembacaan Maulid Diba’ dan Maulid Burdah sepanjang malam dari tanggal 1- 12 Rabiul Awwal dengan penuh khidmat, semata-mata agar mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW.

Di hari Puncak Maulid Nabi Muhammad SAW, Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (Pondok Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf) Semarang, mengadakan pembacaan Maulid diba’ dan lantunkan shalawat Burdah bersama. Shalawat Burdah merupakan syair yang berisi pujian dan do’a yang dipanjatkan untuk Nabi Muhammad SAW.

Diakhir acara, Kiai DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA menyampaikan beberapa poin penting mengenai Maulid Nabi Muhammad SAW: “Di hari yang spesial ini, hari yang dikenang sepanjang masa, seluruh umat muslim memuliakan hari kelahiran junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Barang siapa berbahagia atas kelahiran Baginda Rasulullah SAW, maka akan mendapat berkah. Bahkan Abu Lahab orang yang paling membenci Nabi Muhammad SAW, namun ia sangat gembira menyambut kelahiran Beliau. Sungguh betapa mulianya Nabi Muhammad SAW, hanya karena bergembira dan senang sewaktu mendengar kelahirannya, Abu Lahab mendapatkan keringanan siksa oleh Allah SWT.”

Semoga dengan memperingati Maulid Nabi, kita termasuk umatnya yang dekat dengan Beliau, dapat meneladani dan mencontoh akhlak mulia beliau, serta kelak mendapatkan syafa’at Nabi Muhammad SAW.
Aamiin Allahumma Aamiin.

SebelumnyaBAB: NIAT DISAAT BELAJAR SesudahnyaSosialisasi Toleransi Beragama Kedua kalinya Oleh Dosen FISIP UNDIP

Berita Lainnya

0 Komentar

Lainnya