SEKILAS INFO
  • 2 tahun yang lalu / Penerimaan Peserta Didik Baru
  • 3 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
WAKTU :

Pak Arsul Sani Sapa Santri PPFF melalui Kegiatan Reses di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (Pondok Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf)

Terbit 9 Januari 2022 | Oleh : Team Mdc | Kategori : Berita
Pak Arsul Sani Sapa Santri PPFF melalui Kegiatan Reses di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (Pondok Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf)

H. Arsul Sani, S.H., M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI, Anggota DPR RI, dan Waketum PPP beserta rombongan melakukan reses dan silaturahim pada hari Ahad, 09 Januari 2022 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (Pondok Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf) Semarang.

Selain silaturahim dan berbincang akrab di ndalem pengasuh PPFF, agenda reses juga dimanfaatkan untuk menyapa dan memotivasi para santri PPFF agar lebih bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu. Acara “sapa santri” siang tadi bahkan dipandu secara langsung oleh pengasuh PPFF, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA.

“Kalian sebagai pencari ilmu harus rajin, disiplin dan punya tekad yang kuat. Ketiga hal ini yang akan membuat kalian bisa menjadi orang besar kelak. Selain itu, kalian juga seharusnya memiliki satu bidang khusus yang dikuasai dengan penuh”. Terang Pak Arsul.

Beliau juga menyampaikan bahwa beliau dulu tidak berasal dari keluarga yang berada. Akan tetapi berkat kesungguhannya, beliau bisa kuliah diluar negeri dan akhirnya sekarang bisa mempunyai peran penting dinegeri ini.

Motivasi yang disampaikan oleh Pak Arsul tersebut sejatinya juga sejalan dengan apa yang selalu ditekankan kepada para santri oleh Pengasuh PPFF tentang 3 manajement (manajemen waktu, prioritas, dan taqarrub / kedekatan dengan Allah) yang akan membawa santri pada kesuksesan.

Acara “sapa santri” ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Pengasuh PPFF. Harapannya, dengan adanya acara ini, semoga santri PPFF bisa lebih termotivasi dan tergerak untuk mengikuti jejak Pak Asrul dan para tokoh yang telah mewarnai negeri ini.

Sebuah harapan yang sebenarnya bekalnya sudah terinternalisasi dalam diri santri yang selain belajar ilmu-ilmu agama, mereka juga dibekali dengan hafalan Qur’an, kitab kuning, serta kemampuan dua bahasa dunia (Arab dan Inggris) sehingga diharapkan dengan kemampuan-kemampuan tersebut, para santri bisa mempunyai kesempatan untuk menimba ilmu seluas-luasnya baik didalm maupun luar negeri, agar kelak bisa mengambil peran di Republik Indonesia yang senantiasa bermanfaat di masyarakat. Aamiin Allahumma aamiin.

SebelumnyaCiri-Ciri Orang-Orang Kafir Dan Orang-Orang Munafik SesudahnyaADAB MAKAN BERSAMA

Berita Lainnya

0 Komentar

Lainnya